Sunday, November 3, 2019

Ini Cara Take Over Mobil Dengan Aman

Ganjil Genap Terbaru

Di Ibukota Jakarta sudah banyak kebijakan yang bertujuan untuk mengurai kemacetan di jalan, mulai dari kebijakan tree in one, sampai ganjil genap terbaru

kebijakan ini juga beriringan dengan banyaknya alat trasportasi massal yang dibangun pemerintah. Fasilitas transportasi massal yang dibangunpun sangat bagus sehingga banyak menggugah masyarakat untuk mulai menggunakan trasportasi massal baik untuk bekerja ataupun berjalan-jalan.

Selain itu ada imbas lain yang terjadi dengannya banyak kebijakan bagus pemerintah itu yakni masyarakat mulai banyak yang ingin menjual mobilnya dengan cara over kredit atau biasa disebut dengan melimpahkan kredit tersebut ke orang lain.

Nah jika kamu ingin membeli mobil yang masih dalam proses kredit dari orang lain, atau istilahnya take over mobil, ada beberapa hal bijak yang harus kamu lakukan agar tidak mendapat kerugian.

Memahami Segala Ketentuan Take Over Terlebih Dahulu
Sebelum Anda mengambil keputusan untuk take over mobil, Anda harus memahami segala ketentuan take over terlebh dahulu. Terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan yang berkaitan dengan hukum yang berlaku. Dalam melakukan take over mobil, Anda perlu melibatkan perusahaan leasing mobil. Jangan sampai karena Anda tidak tahu, Anda jadi melakukan take over dibawah tangan.

Jika melakukan take over di bawah tangan. Berarti perusahaan leasing tidak mengetahui tentang hal take over tersebut. Berarti Anda juga telah melanggar hukum, dan jika perusahaan leasing mobil mengetahui hal ini maka mereka bisa menuntut Anda sebagai pembeli atau debitur pertama. Hal tersebut bisa menimbulkan masalah yang semakin panjang nantinya.

Menggunakan Perantara Bank/Leasing
Cara paling aman yang dapat Anda lakukan saat mengambil take over kredit adalah dengan melalui perantara bank atau leasing. Pertama-tama Anda menyampaikan maksud bahwa Anda mau melakukan take over mobil. Setelah itu, pihak bank atau leasing akan melakukan analisis terhadap kemampuan finansial pihak pembeli dalam melunasi angsuran sampai lunas.

Jika hasil analisis menyatakan pihak pembeli dianggap tidak mampu melunasi angsuran tersebut, maka tentu saja pengajuan akan ditolak. Namun, jika pihak pembeli dianggap mampu melunasi angsuran tersebut tentu pihak pembeli akan diterima. Pihak pembeli akan diterima dengan sejumlah ketentuan dan biaya yang harus dipenuhi.

Pastikan debitur lama tidak punya record jelek
Jika penjual memiliki masalah dalam pembayaran kredit, bisa-bisa Anda yang mendapatkan denda keterlambatan bayar dan tunggakan pembayaran sebelumnya. Oleh karena itu, jika memang sudah ada masalah tunggakan angsuran sebelumnya, Anda perlu meminta kepada penjual untuk menyelesaikannya terlebih dahulu. Dengan demikian Anda tidak akan merasa dirugikan ketika sudah mengambil take over kredit tersebut.

Persiapkan administrasinya
Setelah Anda melakukan pemeriksaan riwayat kredit pihak penjual, maka selanjutnya Anda perlu memperhatikan kelengkapan dokumen-dokumen administrasi yang diperlukan dengan cermat. Jangan sampai ada dokumen yang terlewatkan. Kelengkapan dokumen administrasi yang berkaitan dengan kredit mobil harus Anda utamakan.

Itulah beberapa kebijakan yang harus kamu lakukan jika ingin take over mobil dari orang lain. jadi fikirkan dahulu sebelum melakukan take over terbaru.

Bagikan

Jangan lewatkan

Ini Cara Take Over Mobil Dengan Aman
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.