Friday, March 19, 2021

3 Pertimbangan Penting jika Tertarik untuk Berinvestasi dengan Asuransi Unit Link

 

Asuransi Investasi

Tak hanya berfungsi sebagai proteksi, asuransi sekarang telah menjelma menjadi produk investasi. Hal ini terbukti dari hadirnya asuransi investasi unit link, yakni produk yang memadukan layanan asuransi dengan investasi. Artinya, sebagian uang premi yang Anda bayarkan akan dialokasikan untuk investasi dalam berbagai bentuk instrumen investasi; mulai dari reksadana, obligasi, saham, sampai pasar uang.  Untuk itu, prinsip teliti sebelum membeli juga perlu Anda terapkan saat mau memiliki asuransi ini. Nah, berikut adalah 3 pertimbangan penting bilamana Anda ingin berinvestasi dengan produk unit link:


Memahami kebutuhan dan tujuan keuangan

Jika Anda sedang membutuhkan produk dengan profit tinggi (high return, high risk), maka investasi adalah pilihan yang sesuai. Namun, seperti yang sudah disinggung sebelumnya, Anda harus siap menghadapi segala risiko yang muncul dari penggunaan produk tersebut. Sementara Anda yang butuh keamanan nilai simpanan (low risk, low return), maka tabungan berbunga rendah adalah pilihan yang sesuai.


Setelah memahami kebutuhan, pastikan tujuan dari pemakaiannya. Investasi biasanya ditujukan untuk penggunaan jangka panjang, sementara tabungan bisa untuk jangka pendek.


Tanyakan layanan dari produk yang ditawarkan

Menanyakan layanan atau fasilitas produk akan membantu Anda menganalisis fungsinya dalam memenuhi kebutuhan. Sebagai contoh, kalau agen mengucap bahwa produknya mampu menawarkan untung tinggi di atas deposito atau nilai simpanan tak berkurang, Anda harus waspada. Pasalnya, setiap produk keuangan tetap memiliki risiko, sekecil apa pun itu.


Agen atau perusahaan profesional umumnya tak akan sungkan menjelaskan risiko yang mungkin akan dihadapi. Jadi, Anda bisa mengantisipasinya sejak awal supaya risiko tidak bertambah besar.


Membaca proposal secermat mungkin

Sudah yakin akan mengambil asuransi unit link? Sebelum tanda tangan kesepakatan, baca lagi proposal atau kontrak perjanjian kerja sama yang diberikan secermat mungkin. Pelajari poin-poin yang tertera, karena bisa saja ada yang tidak sesuai dengan kondisi keuangan Anda. Tanyakan juga kepada agen atau perusahaan terkait kalau Anda menemukan bagian yang kurang jelas.


Salah satu bagian yang harus Anda periksa adalah risiko yang ditanggung asuransi unit link. Kalau ada bagian yang tak menguntungkan, Anda bisa langsung beralih ke produk yang lebih baik.


Dari penjelasan ini, Anda bisa tarik kesimpulan bahwa asuransi unit link untuk kebutuhan investasi sarat akan risiko. Namun, pengelolaan yang baik diharapkan membantu Anda memperoleh profit sekaligus jaminan saat menghadapi risiko yang tercantum. Semoga bermanfaat!

Bagikan

Jangan lewatkan

3 Pertimbangan Penting jika Tertarik untuk Berinvestasi dengan Asuransi Unit Link
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.